Headline.co.id, Gubernur Banten ~ Andra Soni, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat dalam keberhasilan program pembangunan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Banten yang berlangsung di Pendopo Gubernur, KP3B Curug, Kota Serang, pada Rabu (1/4/2026). Menurut Andra Soni, ketangguhan keluarga harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pemerintah.
Andra Soni menjelaskan bahwa Program Bangga Kencana memiliki potensi besar untuk dikolaborasikan lintas sektor, termasuk dengan Tim Penggerak PKK. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas keluarga melalui layanan kesehatan ibu hamil dan penguatan program keluarga berencana. “Program ini harus bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Setelah Rakorda, Andra Soni berharap agar semua pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi serta segera mengimplementasikan program di lapangan. Ia menegaskan bahwa sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis (MBG), pada dasarnya menyasar keluarga. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga menjadi kunci agar program-program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Andra Soni menilai bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki potensi besar tidak hanya dalam meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberadaan dapur MBG yang melayani jutaan warga dinilai mampu menciptakan efek berganda, termasuk menggerakkan sektor pertanian dan peternakan. “Program ini dapat memberikan dampak positif yang luas,” imbuhnya.
Ia juga mengajak seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. “Seberat apa pun tantangan yang dihadapi, kita harus yakin bisa melewatinya dengan koordinasi yang kuat, kolaborasi yang solid, dan kesabaran dalam menghadapi tekanan,” kata dia.
Sementara itu, Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wahidin, menyampaikan bahwa Rakorda Program Bangga Kencana merupakan langkah strategis dalam menyinkronkan pelaksanaan program pemerintah pusat dan daerah. “Rakorda ini adalah langkah awal dari sebuah siklus program. Kita mulai dari koordinasi untuk memastikan siapa mengerjakan apa sehingga semua terkoordinasikan,” ujar dia.
Wahidin menekankan bahwa hasil Rakorda harus segera ditindaklanjuti melalui implementasi nyata di lapangan. Menurutnya, arah kebijakan program saat ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia dalam menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045. “Kami menerjemahkan visi yang fokus pada SDM, termasuk melalui transformasi kelembagaan dan dukungan program prioritas,” jelasnya.
Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut Gubernur Banten juga menerima apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di Provinsi Banten. Selain itu, penghargaan turut diberikan kepada kepala daerah atas capaian pelaksanaan Program Bangga Kencana sepanjang 2025.








