Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Ekonom UGM: Penilaian Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Dampak, Bukan Serapan Anggaran

Fajar by Fajar
1 hour ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
410 12
A A
0
Ekonom UGM: Penilaian Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Dampak, Bukan Serapan Anggaran
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Anggaran belanja negara dalam APBN tahun 2026 mencapai Rp3.843 triliun, menjadikannya salah satu yang terbesar di ASEAN. Namun, besarnya alokasi anggaran ini tidak serta-merta menjamin keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ekonom UGM, Elan Satriawan, M.Ec., Ph.D., dalam diskusi Ramadan Public Lecture bertajuk “Menakar Efisiensi Belanja Pembangunan Manusia Indonesia” di Masjid Kampus UGM, Senin (9/3).

Elan mengingatkan bahwa anggaran APBN harus dimanfaatkan secara optimal agar benar-benar memberikan dampak positif. Ia mencontohkan program sertifikasi guru yang menyerap banyak anggaran, tetapi belum menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas guru dan prestasi siswa. Elan merujuk pada publikasi di Quarterly Journal of Economics yang menyatakan bahwa peningkatan intensif dan kapasitas guru tidak sejalan dengan prestasi siswa yang tetap stagnan.

You might also like

Mahfud MD Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah untuk Masa Depan

Mahfud MD Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah untuk Masa Depan

11 March 2026
Petani Didorong Mitigasi Risiko Gagal Panen Hadapi Kemarau Panjang

Petani Didorong Mitigasi Risiko Gagal Panen Hadapi Kemarau Panjang

11 March 2026

Menurut Elan, tugas negara tidak hanya mengelola anggaran, administrasi, dan keamanan, tetapi juga membuat kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat. Negara harus menyediakan kebutuhan dasar, fasilitas, dan akses yang layak bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp3.843 triliun berasal dari pajak rakyat dan harus digunakan sebaik-baiknya. “Ketika ada korupsi, keborosan, hingga misalokasi, itu sudah termasuk pelanggaran amanah, bukan sekadar kesalahan teknis administrasi,” ujarnya.

Elan juga menyoroti masalah dalam penggunaan anggaran APBN yang belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan dominasi belanja birokrasi atas belanja substantif, serta lemahnya akuntabilitas berbasis hasil. Indikator penilaian Key Performance Indicator (KPI) di Kementerian dan Lembaga masih menekankan penyerapan anggaran, bukan hasil. “Saya kira ini masih terdapat kesalahan desain kebijakan serta adanya fragmentasi kelembagaan,” jelasnya.

Elan menyarankan agar pemerintah mengubah KPI dari penyerapan anggaran ke penilaian kinerja berdasarkan dampak kepada masyarakat. Diperlukan penguatan basis data antar kementerian dan lembaga untuk fokus pada informasi yang sama. Evaluasi berbasis bukti juga penting agar setiap program beranggaran memberikan hasil nyata sesuai tujuan. Tantangan utama pembangunan manusia di Indonesia bukan kekurangan anggaran, tetapi minimnya efektivitas dan lemahnya tata kelola kebijakan berbasis bukti. “Di sini peran aktif masyarakat sipil dan akademisi sangat diperlukan karena suara sekecil apapun diperlukan sebagai feedback bagi pemerintah,” ungkapnya.

Tags: AnggaranAPBNBerita JogjaHeadlineJogja
Fajar

Fajar

Related Stories

Mahfud MD Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah untuk Masa Depan

Mahfud MD Tekankan Pentingnya Memahami Sejarah untuk Masa Depan

by Fajar
11 March 2026
0

Headline.co.id, Menteri Koordinator Bidang Politik ~ Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia periode 2019-2024, Prof. Dr. Mahfud MD, menekankan...

Petani Didorong Mitigasi Risiko Gagal Panen Hadapi Kemarau Panjang

Petani Didorong Mitigasi Risiko Gagal Panen Hadapi Kemarau Panjang

by masfajar
11 March 2026
0

Headline.co.id, Badan Meteorologi ~ Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau tahun ini akan datang lebih awal dan berlangsung...

Ancaman Terhadap Populasi Komodo: Degradasi Habitat dan Perburuan Liar

Ancaman Terhadap Populasi Komodo: Degradasi Habitat dan Perburuan Liar

by masfajar
10 March 2026
0

Headline.co.id, Populasi Komodo ~ spesies kadal terbesar di dunia yang hanya ditemukan di Indonesia, semakin terancam. Saat ini, jumlah komodo...

Tantangan Perlindungan Pensiun di Indonesia Masih Besar

Tantangan Perlindungan Pensiun di Indonesia Masih Besar

by Dani
10 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kementerian Keuangan memperkirakan bahwa pada tahun 2038, sekitar 100 juta warga Indonesia berisiko tidak memiliki tabungan pensiun....

Tantangan dan Peluang Kesetaraan Perempuan di Era Postmodern

Tantangan dan Peluang Kesetaraan Perempuan di Era Postmodern

by masfajar
10 March 2026
0

Headline.co.id, Cirebon ~ Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret tahun ini mengangkat tema "Give to Gain". Tema...

Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dapat Kritik Terkait Transparansi

Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dapat Kritik Terkait Transparansi

by wahyu
9 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Rencana impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih mendapat perhatian...

Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.