Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan tekadnya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat studi Al-Qur’an di tingkat dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara “Laporan 2025 & Rencana Kerja 2026: Kiprah Kader Mufasir PSQ Menyebarkan Harmoni di Indonesia” yang diadakan di Jakarta pada Minggu (8/3/2026). Acara tersebut juga dihadiri oleh pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), M. Quraish Shihab.
Dalam kesempatan tersebut, Menag menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan dan eksistensi PSQ agar Indonesia dapat menjadi rujukan bagi pelajar internasional yang ingin mendalami Al-Qur’an. “Saya ingin menekankan pentingnya kita mengembalikan dan memperkuat status lingkungan PSQ ke depan dengan hati yang penuh ketulusan. Kita ingin ke depan Indonesia menjadi salah satu tempat utama untuk belajar Al-Qur’an,” ujar Nasaruddin.
Menag menambahkan bahwa pusat studi Al-Qur’an tidak harus selalu berada di kawasan Timur Tengah. Indonesia, dengan tradisi keilmuan Islam yang kuat serta pendekatan moderat, memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi studi Al-Qur’an bagi masyarakat dunia. “Jadi, pusat studi Al-Qur’an bukan hanya ada di Timur Tengah, tapi juga ada di Indonesia,” tambahnya.
Menurut Menag, pendekatan pemahaman Al-Qur’an yang berkembang di Indonesia, yang menekankan moderasi, harmoni, dan toleransi, merupakan nilai penting yang dibutuhkan dunia saat ini. “Cahaya Al-Qur’an di Indonesia harus memancarkan sinar yang lebih terang untuk masa depan peradaban,” kata Menag.
Terkait keberlangsungan lembaga dan program kaderisasi mufasir, Menag optimistis bahwa persoalan pendanaan dan operasional dapat segera dicarikan solusi. Ia menyebut dukungan dari pemerintah dan berbagai tokoh nasional akan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. “Mumpung Pak Presiden masih bersama kita dan didukung oleh para tokoh-tokoh kita yang lain, saya kira persoalan pendanaan dan keberlanjutan itu insya Allah bisa diselesaikan,” ujarnya.
Menag juga menekankan pentingnya peran kader mufasir dalam menyebarkan pesan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Ia berharap kader PSQ terus konsisten membumikan nilai-nilai Al-Qur’an yang selaras dengan nilai kebangsaan dan persatuan Indonesia.








