Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia, sebagai ketua organisasi Developing Eight (D-8), berkomitmen untuk mendorong pengurangan ketegangan dan menahan diri dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Persiapan untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 D-8 yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026 terus berjalan sesuai jadwal.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa Indonesia terus berkomunikasi dengan seluruh anggota D-8 mengenai situasi global terkini. “Kami terus menjaga komunikasi dengan semua anggota D-8 terkait dinamika situasi global saat ini,” ujar Yvonne dalam pernyataan resmi pada Jumat (6/3/2026).
Yvonne juga memastikan bahwa persiapan menuju KTT D-8 di Jakarta terus dimatangkan, dan komunikasi dengan seluruh anggota organisasi tetap terjalin dengan baik. Ia menegaskan bahwa status keanggotaan Iran di D-8 tidak terpengaruh oleh eskalasi konflik dengan AS dan Israel. “Keanggotaan Iran di D-8 tetap tidak terpengaruh oleh situasi ini,” tegasnya.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap agar D-8 dapat memberikan dukungan konkret dan mengutuk agresi yang dilakukan oleh AS dan Israel. “Kami berharap D-8 dapat memberikan dukungan nyata dan mengutuk tindakan agresi ini,” ujar Dubes Boroujerdi dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Seruan untuk deeskalasi muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Sabtu (28/2/2026). Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan tersebut mencapai 1.045 orang. Bulan Sabit Merah Iran pada Selasa (3/3) menyebutkan angka korban jiwa sebanyak 787 orang, termasuk warga sipil dan personel militer. Pemerintah Iran juga mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam serangan itu.
D-8 adalah organisasi kerja sama ekonomi negara berkembang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika, yang beranggotakan Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Azerbaijan baru saja bergabung sebagai anggota terbaru pada Desember 2024. Sebagai puncak rangkaian Keketuaan D-8 2026-2027, Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT ke-12 D-8 di Jakarta pada April 2026. Rangkaian acara akan didahului oleh pertemuan tingkat pejabat tinggi serta pertemuan tingkat menteri luar negeri, dengan tema yang akan dibahas termasuk prospek kedaulatan Palestina dan resolusi konflik di kawasan Timur Tengah.






















