Headline.co.id, Bengkalis ~ Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis mempersiapkan infrastruktur dan sarana transportasi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Fokus utama adalah kesiapan armada kapal motor penyeberangan (KMP) yang melayani rute Air Putih (Bengkalis) – Sungai Selari (Sei Pakning).
Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan, menyatakan bahwa kesiapan armada laut menjadi prioritas utama selain pembenahan fasilitas di area pelabuhan. “Untuk sisi laut, kami telah menyiapkan lima armada kapal yang siap melayani arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Seluruhnya sudah masuk dalam skema operasional angkutan Lebaran,” ujar Edi Kurniawan, Rabu (4/3/2026).
Lima armada tersebut berasal dari tiga operator berbeda. Dua kapal merupakan milik PT Jembatan Nusantara, yaitu KMP Swarna Putri dan KMP Bahari Nusantara. Selanjutnya, dua kapal milik PT ALP yaitu KMP Mutiara Pertiwi 2 dan KMP Permata Lestari 3. Satu kapal tambahan disiapkan dari operator baru PT STL, yakni KMP Sereia Domar.
Kehadiran kapal dari operator baru diharapkan dapat memperkuat kapasitas angkut penumpang dan kendaraan, mengingat volume kendaraan biasanya meningkat signifikan menjelang hari raya. Dishub Bengkalis juga terus melakukan koordinasi dengan para operator kapal guna memastikan jadwal keberangkatan berjalan sesuai rencana.
Edi memastikan seluruh armada yang disiapkan saat ini berada dalam kondisi laik laut. Pengecekan teknis telah dilakukan guna memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku. “Kelima kapal dalam kondisi baik dan laik berlayar. Saat ini seluruh armada masih beroperasi normal di lintasan penyeberangan dan akan tetap disiagakan untuk melayani angkutan Lebaran,” jelasnya.
Dengan kesiapan armada tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap mobilitas masyarakat dari dan menuju Pulau Bengkalis dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Dishub Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar memantau jadwal keberangkatan kapal secara berkala untuk menghindari penumpukan kendaraan di area pelabuhan.


















