Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Indonesia Masuk Board of Peace: Tantangan Baru bagi Kebijakan Luar Negeri

Dwina by Dwina
1 hour ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
410 12
A A
0
Indonesia Masuk Board of Peace: Tantangan Baru bagi Kebijakan Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Di tengah perdebatan mengenai Agreement on Reciprocal Trade (ART) dan kedaulatan ekonomi, perhatian publik kini tertuju pada keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace (BOP) yang diprakarsai oleh Amerika Serikat. Langkah ini diambil bersamaan dengan meningkatnya ketegangan akibat konflik Iran–Israel, yang menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi politik luar negeri Indonesia yang selama ini berlandaskan prinsip bebas aktif. Dalam konteks ini, dua Guru Besar dari Universitas Gadjah Mada menilai pentingnya meninjau kembali arah kebijakan luar negeri dan dampaknya terhadap kepentingan nasional.

Prof. Dafri Agussalim, Guru Besar Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM, menilai bahwa dampak dari konflik dan keanggotaan Indonesia di BOP sangat luas bagi posisi Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, persepsi internasional terhadap Indonesia dapat berubah ketika keputusan politik diambil di tengah situasi konflik terbuka. Dafri menjelaskan bahwa langkah bergabung ke BOP beriringan dengan serangan yang terjadi, sehingga memunculkan tafsir keberpihakan. “Masuk perangkap Trump dan Israel melalui keanggotaan kita di BOP itu, jadi begitu kita masuk, tiba-tiba Israel menyerang, tamparan yang keras bagi politik luar negeri kita,” ujarnya, Senin (2/3).

You might also like

Ekonom UGM Soroti Ketidakseimbangan dalam Perjanjian ART Indonesia-AS

Ekonom UGM Soroti Ketidakseimbangan dalam Perjanjian ART Indonesia-AS

3 March 2026
Produk Impor AS Tanpa Sertifikasi Halal dan Pajak Ancam Peternak Lokal

Produk Impor AS Tanpa Sertifikasi Halal dan Pajak Ancam Peternak Lokal

3 March 2026

Dafri juga menyoroti bahwa posisi Indonesia sebagai negara non-blok menjadi dipertanyakan di mata dunia. Ia mengungkapkan bahwa kredibilitas sebagai mediator menuntut jarak yang jelas dari pihak-pihak yang berkonflik. Dalam teori resolusi konflik, mediator harus dipandang netral dan memiliki reputasi yang kuat agar dipercaya kedua belah pihak. “Setidaknya kita sudah meninggalkan posisi dasar kita sebagai negara non-alignment,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dafri menyoroti proses pengambilan kebijakan luar negeri yang dinilainya terlalu terpusat. Ia menjelaskan bahwa kebijakan strategis cenderung bertumpu pada keputusan presiden sebagai aktor dominan, sementara peran kementerian dan kajian akademik belum optimal dilibatkan. Menurutnya, kebijakan strategis seharusnya melalui kajian akademik dan berbasis data yang kuat sebelum diputuskan. Dafri menekankan bahwa pendekatan evidence-based policy menjadi kunci agar keputusan tidak bersifat intuitif semata. “Saya berkali-kali menyampaikan pentingnya evidence-based policy,” ungkapnya.

Dari dimensi geopolitik tersebut, dampaknya merembet ke ranah ekonomi nasional. Prof. Agus Sartono, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, melihat konflik Iran–Israel berpotensi memicu tekanan serius pada sektor energi. Menurutnya, lonjakan harga minyak akan berdampak langsung pada biaya transportasi dan produksi. “Yang pertama yang harus kita antisipasi adalah supply bahan bakar minyak, karena implikasinya panjang sekali,” tuturnya.

Agus menjelaskan bahwa dampak ekonomi mungkin belum terasa saat ini karena kontrak impor energi dilakukan untuk beberapa bulan ke depan. Namun, dalam tiga hingga enam bulan, tekanan harga dapat mulai memengaruhi struktur biaya di berbagai sektor. Menurutnya, kenaikan biaya produksi berpotensi menekan dunia usaha dan memicu gangguan ekspor-impor. “Sekarang belum terasa, tapi tiga bulan yang akan datang mungkin akan terasa,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ketergantungan Indonesia pada impor barang konsumsi dan energi memperbesar risiko ketika terjadi gejolak global. Agus mengungkapkan perlunya diversifikasi pasar ekspor dan penguatan daya tahan ekonomi domestik. Tanpa strategi mitigasi yang matang, tekanan eksternal dapat berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan stabilitas fiskal. “Kita harus mendiversifikasi pasar ekspor supaya tidak tergantung pada satu negara lagi,” katanya.

Dari uraian geopolitik hingga ekonomi, kedua akademisi tersebut menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam membaca dinamika global. Keputusan politik luar negeri dan respons terhadap konflik internasional berkelindan dengan stabilitas ekonomi nasional. Dalam situasi penuh ketidakpastian, konsistensi prinsip bebas aktif dan penguatan fondasi ekonomi menjadi krusial. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kedaulatan nasional kini tengah menghadapi ujian dari perjanjian dagang serta dinamika geopolitik yang terus berubah.

Tags: AgreementBerita JogjaHeadlineJogjaReciprocal
Dwina

Dwina

Related Stories

Ekonom UGM Soroti Ketidakseimbangan dalam Perjanjian ART Indonesia-AS

Ekonom UGM Soroti Ketidakseimbangan dalam Perjanjian ART Indonesia-AS

by masfajar
3 March 2026
0

Headline.co.id, Batang ~ Penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia dan Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 menandai era baru...

Produk Impor AS Tanpa Sertifikasi Halal dan Pajak Ancam Peternak Lokal

Produk Impor AS Tanpa Sertifikasi Halal dan Pajak Ancam Peternak Lokal

by masfajar
3 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Indonesia telah menyetujui kesepakatan dagang resiprokal dengan Amerika Serikat yang memungkinkan masuknya produk-produk dari AS tanpa sertifikasi...

Proses Kreatif di Balik Film Setan Alas Siap Tayang di Bioskop

Proses Kreatif di Balik Film Setan Alas Siap Tayang di Bioskop

by Dani
3 March 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Film horor berjudul Setan Alas! (The Draft!) yang disutradarai oleh Yusron Fuadi akan segera tayang di 181...

Suasana Buka Puasa di Masjid Kampus UGM Menarik Ribuan Pengunjung

Suasana Buka Puasa di Masjid Kampus UGM Menarik Ribuan Pengunjung

by Fajar
3 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap menjadi magnet bagi ribuan orang yang ingin menikmati buka puasa...

LPDP Didesak Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Beasiswa

LPDP Didesak Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Beasiswa

by Fajar
2 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Publik kembali dihebohkan oleh unggahan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memamerkan status kewarganegaraan Inggris...

Ekonom UGM: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Masih Sulit Dicapai

Ekonom UGM: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Masih Sulit Dicapai

by Ari Wibowo muhammad
2 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Dosen dari Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Akhmad Akbar Susamto,...

Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.