Headline.co.id, Atambua ~ Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, melakukan inspeksi mendadak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Belu pada Kamis (26/2/2026). Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan berjalan dengan optimal, cepat, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.
Dalam kunjungannya, Vicente meninjau langsung proses pelayanan pembuatan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya. Ia juga berdialog dengan warga untuk mendengar pengalaman serta kendala yang dihadapi selama proses pengurusan dokumen. Wakil Bupati menegaskan bahwa inspeksi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait dugaan praktik calo dalam pengurusan administrasi kependudukan.
“Setelah saya melakukan sidak di Disdukcapil, tidak ditemukan adanya praktik tersebut. Ke depan, kami tegaskan tidak akan ada ruang bagi calo dalam pengurusan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu,” tegas Vicente. Ia menambahkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dipenuhi secara profesional, adil, dan tanpa diskriminasi. Seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan disiplin kerja, mempercepat waktu pelayanan, serta menjaga integritas.
Vicente menekankan bahwa pelayanan publik harus mengutamakan kepentingan masyarakat. “Tidak boleh ada praktik yang mempersulit warga. Semua proses harus jelas, cepat, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujarnya. Selain Disdukcapil, Vicente juga melakukan inspeksi ke Mal Pelayanan Publik yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Belu. Dari hasil pemantauan, masih terdapat beberapa OPD teknis yang belum menempatkan petugas secara aktif di lokasi tersebut sehingga berpotensi menghambat pelayanan.
“Usai sidak ini, kami akan segera melakukan konfirmasi kepada OPD teknis yang bersangkutan agar segera menempatkan tenaga di Mal Pelayanan Publik. Kehadiran petugas sangat penting agar masyarakat tidak menunggu lama,” jelas Vicente. Wakil Bupati berharap seluruh OPD dan instansi vertikal yang terintegrasi dapat berkomitmen penuh mendukung optimalisasi Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu yang profesional dan responsif.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Kabupaten Belu, Vinsensius Mau, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian pimpinan daerah menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kami mengharapkan dukungan seluruh perangkat daerah dan instansi vertikal yang terintegrasi di Mal Pelayanan Publik agar terlibat aktif. Dengan kolaborasi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan hingga memenuhi standar nasional yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.






















