Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang tiga Dusun Sembung, Sendangtirto, Berbah, Sleman, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 11.15 WIB, melibatkan dua sepeda motor Honda Vario dan Honda Beat. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu pengendara mengalami luka berat hingga meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Insiden diduga terjadi karena jarak kendaraan yang terlalu dekat saat salah satu pengendara keluar dari gang menuju jalan utama. Kasus kecelakaan kini ditangani pihak kepolisian setempat.
Kapolsek Berbah AKP Dwi Daryanto, S.H., M.I.P mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario nomor polisi AB-3156-ZZ dan Honda Beat AB-4928-LI.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Kopral Samiyo tepatnya simpang tiga Dusun Sembung Sendangtirto Berbah, Sleman, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan,” ujarnya saat dikonfirmasi headline.co.id.
Berdasarkan data kepolisian, pengendara Honda Vario merupakan perempuan berusia 39 tahun berinisial MBB Seorang PNS, warga Sompilan, Tegaltirto, Berbah, Sleman. Korban mengalami luka berat berupa pendarahan pada wajah, mulut, dan hidung, patah tulang kaki serta jari kaki, serta cedera kepala hingga tidak sadar. Setelah menjalani observasi di RS Hardjolukito, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara Honda Beat berinisial W, laki-laki berusia 73 tahun, warga Ngampilan, Yogyakarta, mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki dan tangan.
AKP Dwi Daryanto menjelaskan kronologi kejadian bermula saat sepeda motor Honda Vario melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat keluar dari gang arah timur hendak menuju utara.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, pengendara Honda Vario tidak dapat menghindar sehingga menabrak Honda Beat. Akibatnya kedua pengendara terjatuh dan terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan pada bagian sayap, pijakan kaki, dan slebor depan pecah dengan estimasi kerugian sekitar Rp500 ribu. Sedangkan sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan pada sayap kanan dan stang dengan kerugian sekitar Rp400 ribu. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp900 ribu.




















