Headline.co.id, Banda Aceh ~ Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh meningkatkan kesiapsiagaan personelnya selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang meningkat akibat aktivitas memasak warga saat berbuka puasa dan sahur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, M. Hidayat, menegaskan bahwa seluruh personel harus tetap siaga penuh meskipun sedang berpuasa. Ia menyoroti sikap apatis masyarakat terhadap bahaya peralatan yang mudah terbakar. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala saat memasak,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Hidayat juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat selama berada di dapur untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. DPKP Kota Banda Aceh menyediakan layanan darurat 24 jam bagi warga yang membutuhkan pertolongan terkait kebakaran. Masyarakat diminta untuk segera menghubungi petugas melalui nomor telepon 0651-113 atau 44123 jika terjadi insiden kebakaran.
Dalam dua bulan terakhir, DPKP Kota Banda Aceh telah menangani 11 kasus kebakaran, 5 kasus penyelamatan non-kebakaran, serta 23 kasus evakuasi satwa liar seperti tawon, ular, dan biawak. Selain itu, mereka juga menangani evakuasi teknis seperti pemotongan cincin dan pengambilan kunci yang jatuh ke saluran.
Sebagai upaya preventif, DPKP gencar melakukan sosialisasi bahaya kebakaran dan pelatihan penggunaan alat pemadam kebakaran ke berbagai instansi pemerintah dan lembaga masyarakat. Edukasi dini juga diberikan kepada anak-anak usia PAUD/TK, SD, dan SMP untuk menanamkan pemahaman akan bahaya kebakaran sejak usia dini. “Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran,” pungkas Hidayat.






















