Headline.co.id, Jakarta ~ Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan melalui Sidang Istimewa Laporan Tahunan 2025 yang diadakan di Balairung MA, Jakarta. Dengan tema “Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera”, acara tahunan ini berfungsi sebagai forum akuntabilitas dan refleksi kinerja peradilan di hadapan publik serta pemangku kepentingan nasional dan internasional.
Dalam laporan kinerjanya, MA mencatat bahwa sepanjang tahun 2025, seluruh badan peradilan di bawah naungannya telah menangani 3.025.152 perkara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.937.634 perkara atau 97,11 persen berhasil diselesaikan, sehingga menyisakan 2,89 persen perkara yang belum selesai.
Ketua MA, Sunarto, menegaskan bahwa penanganan perkara adalah indikator utama yang dapat diukur secara objektif dalam menilai kinerja lembaga peradilan. “Salah satu indikator utama kinerja badan peradilan yang dapat diukur secara objektif adalah kinerja penanganan perkara,” ujar Sunarto dalam keterangan tertulis yang diterima , Rabu (18/2/2026).
Capaian ini mempertahankan rasio produktivitas di atas 97 persen selama enam tahun berturut-turut, menunjukkan konsistensi dalam reformasi manajemen perkara dan penguatan tata kelola peradilan. Pada tingkat kasasi dan peninjauan kembali (PK), beban perkara MA mencapai 38.148 perkara, terdiri dari 37.918 perkara baru dan 230 sisa perkara tahun 2024. Angka ini meningkat 22,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 31.138 perkara.
Dari total beban tersebut, MA berhasil memutus 37.973 perkara atau 99,54 persen. Jumlah ini meningkat 22,86 persen dibandingkan tahun 2024. Dengan demikian, sisa perkara pada akhir tahun tercatat hanya 0,46 persen. “Saya bersyukur selama enam tahun berturut-turut Mahkamah Agung secara konsisten mampu mempertahankan rasio produktivitas di atas 99 persen dan sisa perkara di bawah 1 persen,” kata Sunarto.
Dari aspek ketepatan waktu, sebanyak 37.791 perkara atau 99,52 persen diputus dalam waktu kurang dari tiga bulan. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 99,17 persen. Dalam aspek minutasi, MA mengirimkan salinan putusan kepada pengadilan pengaju sebanyak 36.931 perkara sepanjang 2025. Kinerja minutasi meningkat 18,51 persen dibandingkan 2024 yang berjumlah 31.162 perkara.
Sebanyak 35.728 perkara atau 96,74 persen diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga bulan. Tingkat ketepatan waktu ini meningkat 0,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah MA. Tema “Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera” menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan merupakan prasyarat utama terwujudnya kepastian hukum dan keadilan sosial. Dengan capaian kinerja tersebut, MA menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat sistem peradilan yang profesional, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan nasional berbasis supremasi hukum.






















