Headline.co.id, Pekanbaru ~ Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di beberapa daerah di Provinsi Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melaporkan bahwa titik-titik kebakaran tersebar di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Pelalawan.
Jim Gafur, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, menyatakan bahwa kebakaran di Kabupaten Pelalawan, khususnya di Pulau Mendol, masih belum padam. Tim gabungan terus berupaya memadamkan api melalui jalur darat. “Di Pelalawan masih terbakar. Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan,” ujar Jim pada Sabtu (15/2/2026).
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini terdiri dari BPBD Riau, BPBD Pelalawan, TNI, Polri, dan Manggala Agni. Sebanyak 12 personel BPBD Riau juga dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Menurut Jim, tim BPBD Riau telah berada di lokasi selama lima hari untuk membantu proses pemadaman bersama unsur gabungan lainnya. Penanganan karhutla di Pulau Mendol cukup menantang karena lokasi kebakaran jauh dari akses darat dan belum ada dukungan pemadaman melalui jalur udara. Kondisi ini memaksa tim bekerja ekstra keras untuk mengendalikan api agar tidak meluas.
Di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terdeteksi di Desa Damai, Kecamatan Air Putih, serta di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Rupat. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di area terdampak untuk mencegah api kembali membesar.
Sementara itu, di Kota Dumai, karhutla terjadi di wilayah Bukit Timah dan Lubuk Gaung. Api di kedua lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan dan saat ini dalam tahap pendinginan. “Saat ini karhutla di Dumai sedang dalam proses pendinginan. Namun tim pemadam tetap siaga untuk mencegah api kembali membara,” kata Jim.
BPBD Riau mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah masing-masing guna mencegah meluasnya kebakaran.






















