Headline.co.id, Batang ~ SMA Negeri 1 Bandar mengadakan kegiatan Uji Kecakapan Bantara (UKB) sebagai bagian dari pembinaan anggota Pramuka Penegak. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter para peserta dan dilaksanakan dalam bentuk perkemahan di Desa Kemploko. Para peserta yang telah memenuhi syarat mengikuti perjalanan dari sekolah menuju lokasi perkemahan, yang dirancang untuk melatih ketahanan fisik, kedisiplinan, dan kebersamaan.
Ketua panitia, Arisa Adelia Safitri, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi, peserta mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan yang telah disusun, seperti pos pengujian SKU, pos halang rintang, dan pos pionering. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental, jiwa korsa, kekompakan, serta sikap gotong royong. “Saya berharap adik-adik bisa mempersiapkan materi dengan lebih matang agar dapat menguasainya dengan baik. Selain itu, saya berharap mereka menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya di SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (13/2/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menguji kecakapan peserta dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam situasi lapangan. “Selama pelaksanaan UKB, dewan pengurus Pramuka aktif mendampingi dan mengawasi kegiatan,” tambahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan, serta menekankan pembentukan karakter, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.
Aditya Latif, salah satu anggota, menyampaikan bahwa evaluasi kegiatan lebih difokuskan pada pengaturan waktu, karena beberapa kegiatan tidak sesuai jadwal. “Kami berharap adik-adik bisa memimpin dan melanjutkan ambalan Arjuna Srikandi dengan lebih baik,” katanya. Kegiatan UKB ini diharapkan menjadi momentum bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri sebagai Pramuka Penegak, tidak hanya sebagai syarat kenaikan tingkat, tetapi juga sebagai proses pendewasaan dan pembentukan jati diri.
UKB ini dinilai cukup baik dalam menguji kecakapan, pengetahuan, keterampilan, dan mental peserta sebelum dilantik menjadi Penegak Bantara. “Ke depan, saya akan berusaha melanjutkan program kakak tingkat dan membuatnya lebih sukses serta berdampak baik bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan siap berperan aktif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Peserta merasa mendapat kesan istimewa ketika bisa bekerja sama dan menyelesaikan tugas dengan baik selama kegiatan berlangsung. (MC Batang, Jateng/Ulfa/Dewi)








