Headline.co.id, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi ~ Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek), Stella Christie, mendapatkan sambutan adat Mopotilolo dalam kunjungan kerja perdananya ke Provinsi Gorontalo pada Selasa, 10 Februari 2026. Upacara adat ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi bagi pejabat negara yang pertama kali berkunjung ke Gorontalo.
Stella Christie tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo sekitar pukul 07.45 Wita. Setibanya di sana, ia disambut oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dari bandara, Wamen diarak menuju ruang VIP dengan iringan genderang adat dan Tari Longgo, tarian perang khas Gorontalo.
Di ruang VIP, upacara Mopotilolo dilanjutkan dengan serangkaian prosesi adat. Prosesi tersebut meliputi mopodungga lo tilolo (persembahan sekapur sirih), mopodungga lo uyilumo (penyajian minuman dan kue khas), serta diakhiri dengan modu’a (doa bersama) dan mongabi (pernyataan resmi adat). Mongabi menandakan bahwa pejabat negara tersebut telah diterima secara adat dan diizinkan untuk melaksanakan kegiatan di Gorontalo.
“Penyambutan adat Mopotilolo merupakan bentuk penghormatan bagi pejabat negara yang untuk pertama kalinya datang ke Gorontalo,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi protokol setempat. Seluruh prosesi dipandu langsung oleh pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa atau Dewan Adat dari Lima Wilayah Adat Gorontalo.
Setelah menerima penghormatan adat, Wamen Stella Christie didampingi oleh Wagub Idah Syahidah melanjutkan agenda kerja dengan meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Boalemo. Tinjauan dilakukan di dua lokasi di Kecamatan Tilamuta, yaitu Desa Piloliyanga dan Desa Ayuhulalo, serta satu lokasi di Kecamatan Wonosari. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program strategis nasional di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di wilayah Gorontalo.




















