Headline.co.id, Intan Jaya ~ Di tengah sunyinya pegunungan Papua yang dingin dan terjal, personel Operasi Damai Cartenz 2026 hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Senin (9/2/2026). Rombongan yang dipimpin oleh Danru Belukar 4.0.2 ODC 2026, Briptu Bagas Al-Bayyinah Ajun Saputro, berjalan kaki menyusuri jalan setapak untuk mencapai Kampung Bajemba, membawa misi kemanusiaan selain menjaga keamanan.
Perjalanan dimulai dari Pos Perpus Belukar sejak pagi, melewati rute yang menantang dari simpang lima hingga jalur hutan. Selama perjalanan, mereka tidak hanya melakukan patroli keamanan tetapi juga memberikan pemeriksaan kesehatan, vitamin, dan obat-obatan dasar secara gratis kepada anak-anak, ibu-ibu, dan warga lanjut usia yang ditemui.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga yang langsung menghampiri ketika rombongan tiba di honai-honai mereka. Di daerah yang akses kesehatannya terbatas dan fasilitas medis berjarak jauh, kegiatan ini menjadi solusi atas kebutuhan mendasar masyarakat setempat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam menjaga stabilitas di Papua. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Patroli bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang memastikan warga merasa diperhatikan dan dibantu, terutama dalam kebutuhan dasar seperti kesehatan,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa kehadiran personel dengan pendekatan humanis dapat membangun dialog dan kepercayaan, yang pada akhirnya menciptakan situasi keamanan yang kondusif secara alami.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT ini diakhiri dengan apel konsolidasi pada sore hari di Pos Perpus Belukar. Sepanjang kegiatan, situasi Distrik Sugapa terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas warga berjalan normal. Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan keliling ini, Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan bahwa menjaga Papua tetap damai bukan hanya dengan pengamanan, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan yang hadir langsung di tengah masyarakat.






















