Headline.co.id, Tapanuli ~ Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Tapanuli. Upaya ini dilakukan melalui jajaran komando kewilayahan yang melibatkan Kodim 0210/Tapanuli Utara, Kodim 0211/Tapanuli Tengah, dan Kodim 0212/Tapanuli Selatan. Pada Sabtu (7/2/2026), berbagai kegiatan pembangunan dan pembersihan infrastruktur dilakukan secara bertahap.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima pada Senin (9/2/2026), Kodim 0210/Tapanuli Utara memfokuskan kegiatan pada pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), pembersihan fasilitas umum, serta pembukaan akses jalan. Pembangunan huntara di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, telah mencapai 96,5 persen, sementara pembangunan huntap di Desa Dolok Nauli mencapai 11,5 persen.
Selain itu, pembersihan Sekolah Dasar Negeri 173149 Parsikkaman di Desa Pagaran Lambung I telah mencapai 85 persen. Pembersihan bahu jalan menuju Desa Hutajulu, Kecamatan Parmonangan, mencapai 95 persen, dan pembersihan jalan menuju rumah warga di Desa Pagaran Lambung I mencapai 80 persen. Pembersihan SMP Negeri 030 Pakkat di Desa Purba Baringin, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, juga terus dilakukan dengan progres 75 persen.
Kodim 0210/Tapanuli Utara juga mempersiapkan pembangunan Jembatan Bailey dengan perataan dudukan abutmen di Desa Hutagalung Siwaluompu, Kecamatan Tarutung, yang baru mencapai 6 persen. Monitoring pembukaan jalan menggunakan alat berat di Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, telah mencapai 99 persen, sedangkan di Desa Huta Tua mencapai 75 persen. Pembuatan penahan pondasi Jembatan Aek Sipoti di Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, telah mencapai 50 persen, serta pembuatan parit sementara menuju Desa Sibalanga mencapai 45 persen.
Pada Minggu (8/2/2026), Kodim 0210/Tapanuli Utara merencanakan kelanjutan pembangunan huntara dan huntap, pembersihan sekolah, rumah ibadah, bahu jalan, parit pertanian, serta monitoring pembukaan jalan dan persiapan lanjutan pembangunan Jembatan Bailey. Sementara itu, Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan jembatan, normalisasi sungai, serta penyediaan air bersih.
Pembersihan SMK Negeri 1 Badiri di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, telah mencapai 51 persen. Pembangunan Jembatan Modifikasi Bailey Armco di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, mencapai 15 persen. Pembangunan Jembatan Armco di Bair II, Kecamatan Tapian Nauli, sebagai penghubung Desa Mela Dolok, telah mencapai 70 persen. Selain itu, pembangunan Jembatan Titik IV di Kelurahan Hutanabolon menuju Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, mencapai 75 persen, sementara pembangunan jembatan di titik V masih pada tahap awal dengan progres 3 persen.
Kodim 0211/Tapanuli Tengah juga melakukan perbaikan sejumlah jembatan gantung, di antaranya Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Bonalumbanan yang mencapai 62 persen, serta jembatan penghubung Desa Sipan, Kecamatan Sarudik, dengan progres 46 persen. Pembangunan Jembatan Armco di Desa Masundung, Kecamatan Lumut, telah rampung 100 persen.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan pembuatan pipanisasi sepanjang 700 meter untuk 102 kepala keluarga di Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, dengan progres 32 persen, pendistribusian air bersih di Kelurahan Hutanabolon, serta pembersihan dan normalisasi Sungai Lopian dan Sungai Simpang Sipange. Rencana kegiatan pada Minggu (8/2/2026) mencakup kelanjutan pembangunan dan perbaikan jembatan, pembersihan sekolah, normalisasi sungai, serta pendistribusian air bersih di wilayah terdampak.
Di wilayah Kodim 0212/Tapanuli Selatan, kegiatan rehabilitasi meliputi pembangunan huntap dan huntara, pembersihan rumah ibadah, pembangunan fasilitas sanitasi, serta perbaikan dan pembangunan jembatan. Pembangunan huntap di Desa Sigala-gala telah mencapai 30,35 persen, sementara pembangunan huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, mencapai 35 persen. Huntara di lahan perkebunan PTPN di Kecamatan Batang Toru mencapai 58 persen, dan pembangunan huntara di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, mencapai 64 persen.
Pembersihan rumah ibadah, baik masjid maupun gereja, di Desa Hutagodang dan Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, rata-rata telah mencapai 99,5 persen. Selain itu, pembangunan MCK di Desa Batu Horing mencapai 70 persen dan di Desa Tolang Jae mencapai 90 persen. Kodim 0212/Tapanuli Selatan juga melakukan perbaikan sejumlah jembatan gantung di wilayah Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal, serta pembangunan jembatan Armco di Desa Bandar Tarutung menuju Desa Hapesong Baru dan di Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Sangkunur.
Pada Minggu (8/2/2026), Kodim 0212/Tapanuli Selatan merencanakan kelanjutan seluruh kegiatan pembangunan huntara dan huntap, pembersihan rumah ibadah, pembangunan MCK, serta perbaikan dan pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana.





















