Headline.co.id, Sleman ~ Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gamping Banyuraden 2, Muhammad Fakhri Avaqo, memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sleman. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak sekolah di wilayah tersebut. SPPG Gamping Banyuraden 2, yang berlokasi di Banyuraden, Kecamatan Gamping, memiliki kapasitas untuk melayani hingga 3.000 penerima manfaat.
Saat ini, program tersebut telah menjangkau 1.236 siswa dengan distribusi makanan bergizi yang mencakup area hingga enam kilometer. Tantangan utama yang dihadapi adalah logistik, terutama karena makanan harus diantar dalam waktu maksimal dua jam setelah diproduksi untuk menjaga kesegarannya.
Muhammad Fakhri Avaqo menjelaskan bahwa disiplin dan ketangguhan mental yang diterapkan dalam operasional program ini merupakan hasil dari pelatihan selama tiga bulan di Rindam IV Diponegoro, Magelang. “Kami berusaha keras untuk memastikan setiap langkah operasional berjalan dengan presisi,” ujar Avaqo, Minggu (8/2/2026).
Koordinasi dengan 30 relawan, yang sebagian besar adalah warga sekitar dan bukan tenaga profesional kuliner, menjadi tantangan operasional harian. Untuk mengatasi hal ini, evaluasi dan penyempurnaan sistem kerja dilakukan secara rutin guna menghindari keterlambatan distribusi.
Menu makanan yang disediakan disusun oleh ahli gizi sesuai dengan pedoman Badan Gizi Nasional (BGN) dan diawasi secara ketat. Penerima manfaat juga diberikan edukasi untuk melakukan pengecekan mandiri secara organoleptik sebelum mengonsumsi makanan.
Selain fokus pada pemenuhan gizi, program MBG juga bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Avaqo menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pelaku UMKM di Pasar Gamping untuk pasokan beras dan sayuran, serta menjalin kemitraan dengan petani salak di Turi dan Tempel. “Kami berupaya agar manfaat ekonomi dari program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan petani lokal,” kata Avaqo.
Dengan skema tersebut, diharapkan manfaat ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis dapat berputar dan dirasakan langsung oleh masyarakat serta petani lokal di Bumi Sembada. (Athiful/KIM Depok)





















