Headline.co.id, Sleman ~ Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Usulan Tahun 2027, Kabupaten Sleman menekankan pentingnya penguatan daya saing ekonomi. Acara ini berlangsung di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (4/2/2026). Danyk Kusumaning Budi, Perencana Ahli Muda dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman, menyatakan bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Sleman untuk periode 2025–2029 tetap berfokus pada visi mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.
Danyk menjelaskan bahwa fokus pembangunan akan diarahkan pada pemerataan pembangunan, peningkatan layanan dasar, pengurangan angka kemiskinan, penguatan UMKM, pertanian berkelanjutan, serta peningkatan daya saing ekonomi melalui inovasi. “Namun, terdapat tiga prioritas utama pembangunan Kabupaten Sleman, yakni Sleman Dalan Alus, Sleman Padang, dan Sleman Resik,” ujar Danyk.
Panewu atau Camat Berbah, Djaka Sumarsono, menambahkan bahwa Musrenbang RKPD Usulan Tahun 2027 mengusung tema Peningkatan Daya Saing Ekonomi melalui Transformasi Digital yang Didukung Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas. Tema ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Sleman periode 2025–2030, yaitu ‘Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sleman yang Maju, Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban’.
Djaka juga memaparkan kondisi geodemografi Kapanewon Berbah yang memiliki luas wilayah 2.298 hektare dengan ketinggian 50 hingga 500 meter di atas permukaan laut. “Kapanewon Berbah terdiri dari empat kalurahan dan 58 padukuhan dengan jumlah penduduk mencapai 58.365 jiwa,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa akibat dampak efisiensi anggaran, pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM) Tahun 2027 untuk Kapanewon Berbah senilai Rp1,6 miliar. Total usulan PUPM Tahun 2027 sebesar Rp1.599.270.800 dialokasikan untuk Kapanewon Berbah dan empat kalurahan. Rinciannya, untuk Kapanewon Berbah sejumlah Rp204.680.500, Kalurahan Sendangtirto Rp338.222.000, Kalurahan Tegaltirto Rp388.160.000, Kalurahan Kalitirto Rp332.090.500, dan Kalurahan Jogotirto sejumlah Rp336.117.800.
Musrenbang ini dipandu oleh staf Jawatan Kemakmuran Kapanewon Berbah, Herlinda Sukmaningtyas, dan dihadiri oleh perwakilan Bappeda Kabupaten Sleman, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Panewu dan Panewu Anom Berbah, unsur Forkompim Kapanewon Berbah, lurah dan pamong kalurahan, ketua organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya. (Kusnadi/ KIM Berbah)























