Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya meningkatkan edukasi gizi dan literasi pangan sejak usia dini melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan edukatif 75 anak dari KB–TK Islam An-Nawawi, Kelurahan Karangduak, ke Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep dalam rangka pembelajaran luar kelas pada Rabu (4/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, delapan guru mendampingi para siswa untuk mengenal berbagai jenis ikan hias dan ikan budidaya secara langsung. Metode pembelajaran kontekstual ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata, aplikatif, dan menyenangkan di luar lingkungan sekolah.
Kepala TK Islam An-Nawawi, Emmi Susilowati, menjelaskan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari visi sekolah untuk membentuk generasi Islam yang tangguh, mandiri, kreatif, dan cinta tanah air. “Melalui pembelajaran di luar kelas, anak-anak tidak hanya mengenal lingkungan sekitar, tetapi juga belajar sambil bermain dan bereksplorasi sesuai minat dan karakteristiknya. Ini sejalan dengan layanan pendidikan holistik integratif yang kami terapkan,” ujarnya.
Emmi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah sejak dini, serta mendorong tumbuh kembang anak yang sehat secara jasmani dan rohani. Selain aspek edukatif, kunjungan ini juga mendukung penguatan karakter anak agar mandiri, kreatif, bernalar kritis, memiliki semangat gotong royong, serta mencintai budaya lokal dan bangsa Indonesia. “Anak-anak sangat antusias. Mereka bisa mengenal jenis-jenis ikan, belajar, dan bersenang-senang dalam suasana yang berbeda dari kelas,” tambah Emmi.
Sementara itu, Subaidi, Penelaah dan Perencana Teknis Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, edukasi sejak usia dini merupakan bagian penting dalam mendukung program Gemar Makan Ikan (Gemarikan). “Kami terbuka menerima kunjungan anak-anak TK dan RA. Melalui kegiatan ini, kami mengedukasi mereka agar gemar makan ikan karena kandungan protein, omega-3, dan gizinya sangat baik untuk pertumbuhan,” jelasnya.
Subaidi menegaskan bahwa program Gemarikan memiliki relevansi strategis dengan upaya pencegahan tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep yang masih menjadi perhatian bersama. “Kunjungan seperti ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi penting agar anak-anak terbiasa mengonsumsi ikan sejak dini, sehingga memiliki gizi seimbang dan tumbuh sehat,” pungkasnya.
Kegiatan edukatif ini menunjukkan sinergi sektor pendidikan dan perikanan dalam membangun fondasi sumber daya manusia Sumenep yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini.























