Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Sebanyak delapan pejabat di Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo mengalami mutasi dan rotasi setelah pelantikan massal 268 pejabat Administrator dan Pengawas oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Proses ini diresmikan dalam acara serah terima jabatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial, Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, pada Senin, 2 Februari 2026. Perubahan ini menandai penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.
Reflin Buata menekankan pentingnya serah terima jabatan untuk memastikan keabsahan dokumen administrasi kepegawaian. “Proses ini penting untuk menjamin keabsahan seluruh dokumen administrasi kepegawaian,” ujar Reflin. Ia menjelaskan bahwa dalam era digital saat ini, setiap calon pejabat harus melalui asesmen dan verifikasi kompetensi. Hasil penilaian tersebut menentukan pejabat yang akan dimutasi dan dirotasi.
Mutasi dan rotasi ini mencakup perubahan signifikan di berbagai bidang. Jabatan Sekretaris Dinas yang sebelumnya dipegang oleh Roni R. Mamu kini diisi oleh Niveta Dwi Jayanti Paramata, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan. Roni R. Mamu kini menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Di bidang teknis, Burhanudin Ahaya Napu yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang di BPBD kini memimpin Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Sujono Said Antule, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial. Didi Wahyudi Bagoe kini memimpin Bidang Rehabilitasi Sosial menggantikan Sujono, sementara Indry Pakaya berpindah dari Bidang Pemberdayaan Potensi Sosial ke Bidang Penanganan Fakir Miskin.
Di sektor kependudukan, Fitri Ahmad kini menjabat sebagai Kepala Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil setelah sebelumnya memimpin bidang berbeda di Dinas Dukcapil. Untuk posisi pengawas, terjadi pergantian di Sub Bidang Pengendalian Sistem Administrasi Pelayanan Pendapatan Daerah, di mana Slamet Husain digantikan oleh Syairul Hasanoeddin yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum. Haryati Madina tetap menjabat sebagai Kepala Subbagian Keuangan meskipun terjadi perubahan nomenklatur dinas.
Mutasi dan rotasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja aparatur dengan penempatan yang lebih sesuai kompetensi di era pemerintahan digital. (mcgorontaloprov/owan)





















