Headline.co.id, Bantul ~ Seorang pria berinisial PAS (38) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Nawa Resident Blok 8 RT 003, Dusun Sribitan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.26 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah keluarga korban meminta bantuan saksi untuk mengecek kondisi korban yang sulit dihubungi sejak malam sebelumnya. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil awal memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh piket fungsi Polsek Kasihan yang dipimpin AKP Sigit R, S.H., bersama Tim Inafis Polres Bantul dan Puskesmas Kasihan I.
“Setelah menerima laporan, petugas bersama tim medis segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal,” ujar Iptu Rita kepada Headline.co.id.
Korban diketahui berinisial PAS, berusia 38 tahun, beragama Kristen, bekerja sebagai karyawan swasta, dan beralamat di Perumahan Royal Emerald Blok B5, Jalan Siliwangi, Tugujaya, Cihideung, Tasikmalaya. Sementara itu, tiga orang saksi yang dimintai keterangan masing-masing James Christian Tuanubuan (37), Rangga Dwi Apriandimnur (33), dan Khoirul Anwar (30).
Iptu Rita menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 09.59 WIB, ketika saksi pertama menerima telepon dari ibu korban yang meminta bantuan untuk mengecek kondisi anaknya. Korban diketahui terakhir kali berkomunikasi pada sore hari sebelumnya dan sempat mengeluhkan pusing, namun sejak malam tidak bisa dihubungi.
Saksi pertama kemudian meminta bantuan saksi kedua yang berada dekat dengan kontrakan korban. Bersama saksi ketiga, mereka mendatangi lokasi dan mendapati rumah kontrakan dalam kondisi sepi. Setelah memastikan ciri-ciri rumah, termasuk adanya reptil di dalam kontrakan yang sesuai dengan usaha korban, para saksi mencoba memanggil korban namun tidak ada respons.
Karena pintu tidak terkunci, saksi masuk ke dalam rumah dan memeriksa ruangan. Di kamar tidak ditemukan siapa pun, hingga akhirnya di kamar mandi terlihat kaki seseorang. Setelah dicek, korban ditemukan dalam kondisi telanjang dan tergeletak di kamar mandi. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Kasihan.
Berdasarkan pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dan Puskesmas Kasihan I, ditemukan sejumlah kondisi di lokasi dan pada tubuh korban. Di dalam rumah terdapat bekas buang air besar yang berceceran dari ruang tamu hingga kamar mandi, serta muntahan di karpet ruang tamu. Petugas juga menemukan kapsul obat herbal insulin di lokasi.
Pada tubuh korban, terdapat luka infeksi di mata kaki kanan, luka akibat penyakit yang diduga berkaitan dengan gula pada kedua kaki, serta bekas amputasi jari kelingking kiri dengan luka yang tidak bersih. Selain itu, lebam mayat terlihat di bagian kaki, paha, lutut, betis, dan siku.
“Perkiraan waktu meninggal kurang lebih 24 jam sebelum ditemukan,” jelas Iptu Rita.
Petugas juga memastikan stok obat milik korban masih banyak dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
Iptu Rita Hidayanto menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, kematian korban tidak mengarah pada tindak pidana.
“Berdasarkan temuan di TKP dan pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena faktor penyakit,” pungkasnya.






















