Headline.co.id, Sleman ~ Aparat kepolisian mengamankan delapan remaja yang diduga akan melakukan kejahatan jalanan berupa tawuran di wilayah Sleman pada Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 02.10 WIB. Pengamanan dilakukan di Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman, tepatnya di depan Kantor Dinas Kesehatan Sleman, setelah petugas patroli mendapati sekelompok remaja yang mencurigakan. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Informasi awal peristiwa tersebut sebelumnya beredar melalui unggahan akun Instagram @merapi_uncover.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Sleman bersama piket fungsi lainnya yang sedang melaksanakan patroli gabungan rutin. Menurutnya, petugas segera bertindak setelah menemukan indikasi kuat adanya rencana tawuran yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Polsek Sleman jajaran Polresta Sleman berhasil mengamankan sejumlah remaja yang diduga akan melakukan kejahatan jalanan berupa tawuran di wilayah hukum Polsek Sleman,” ujar AKP Salamun kepada headline media.
Ia menambahkan, dari hasil patroli tersebut, petugas mengamankan delapan remaja berinisial I.F.A, I.M, A.Y.S, M.R.H, F.H, A.A.V, N.D.K, dan H.R.T. Seluruhnya kemudian dibawa ke Polsek Sleman untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.
“Pengamanan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” kata AKP Salamun.
Pihak kepolisian juga telah memanggil orang tua atau wali dari masing-masing remaja sebagai bagian dari proses pembinaan. Langkah tersebut ditempuh agar pengawasan terhadap anak dapat dilakukan secara bersama antara keluarga dan aparat kepolisian.
Kapolsek Sleman, lanjut AKP Salamun, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan ini merupakan komitmen Polri dalam menekan potensi kejahatan jalanan, khususnya aksi tawuran yang melibatkan remaja. Selain itu, kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam malam, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar situasi kamtibmas di wilayah Sleman tetap terjaga,” pungkasnya.






















