Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 dalam kategori Madya. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Award yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakatnya mendapatkan jaminan kesehatan melalui peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat ini, jumlah peserta JKN di Kota Tidore Kepulauan mencapai 122.625 jiwa, dengan capaian Universal Health Coverage sebesar 100,13 persen. Angka ini menjadi dasar bagi Kota Tidore Kepulauan untuk menerima UHC Award 2026 kategori Madya.
Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan tingginya angka kepesertaan, tetapi juga mencerminkan komitmen berkelanjutan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan berkualitas bagi masyarakatnya. Wali Kota Muhammad Sinen menyatakan bahwa Kota Tidore Kepulauan berhasil meraih penghargaan UHC Award 2026 dengan capaian kepesertaan yang telah melampaui 100 persen.
“Kota Tidore Kepulauan mendapat penghargaan UHC Award Tahun 2026, dengan capaian 85 persen dari jumlah penduduk 122 sekian jiwa, capaian UHC Kota Tidore Kepulauan sudah 100 persen lebih,” ujar Muhammad Sinen. Ia menambahkan bahwa ke depan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus berupaya meningkatkan kualitas kepesertaan dan layanan kesehatan, dengan target capaian sebesar 95 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk target ke depan, capaiannya harus 95 persen. Insyaallah, dengan penghargaan UHC Award Tahun 2026 ini memberikan dorongan dan semangat bagi pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi, sehingga di tahun-tahun mendatang capaian 95 persen itu bisa dicapai oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” ungkapnya. Muhammad Sinen juga menekankan bahwa keberhasilan meraih UHC Award merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi yang kuat pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan.
Acara UHC Award 2026 tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.






















