Headline.co.id, Bangunan ~ Pemerintah Kabupaten Agam memperkuat upaya pemulihan dan rekonstruksi pascabencana dengan menggandeng berbagai pihak. Langkah ini terungkap dalam pertemuan Bupati Agam Benni Warlis dan perwakilan PT Brantas Abipraya di Lubuk Basung pada Senin, 12 Januari 2026. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi teknis guna mempercepat pemulihan infrastruktur di daerah yang terdampak bencana.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Agam, fokus utama pembahasan adalah identifikasi kebutuhan lapangan serta penyelarasan data. Hal ini penting sebagai dasar pengajuan dan persetujuan program rekonstruksi kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya, Muhammad Toha Fauzi, menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung program pemulihan di Kabupaten Agam. Ia menekankan pentingnya koordinasi awal agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kewenangan kementerian terkait.
“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana di luar bangunan sekolah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan,” jelas Muhammad Toha Fauzi. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Agam Ofrizon, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Rinaldi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam Rahmad Lasmono, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Zufren. Kehadiran lintas OPD ini menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelaraskan data dan kebutuhan teknis pemulihan.
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi komitmen PT Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah daerah, BUMN, dan kementerian teknis menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Menurutnya, keberhasilan program pemulihan sangat bergantung pada akurasi data dan kecepatan koordinasi. Oleh karena itu, Bupati meminta seluruh OPD terkait agar proaktif menyiapkan data dan informasi yang dibutuhkan, sehingga rencana bantuan dapat segera direalisasikan secara efektif dan tepat sasaran.
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap proses rekonstruksi infrastruktur pascabencana dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana.





















