Headline.co.id, Gunungkidul ~ Batu longsor menutup akses jalan antarpadukuhan Karangtritis–Pakwungu di Dusun Karangtritis RT 03/10, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, pada Kamis (15/1/2026) pagi. Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga setempat saat melintas di lokasi. Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Aparat kepolisian bersama personel terkait segera melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi.
Kapolsek Tepus AKP Suryanto, S.Pd menyampaikan, batu berukuran besar tiba-tiba longsor dari tebing dan menutup badan jalan, sehingga akses warga antarpadukuhan terputus. “Batu longsor menutupi akses jalan di Dusun Karangtritis, sehingga untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki,” ujar AKP Suryanto dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Kronologi kejadian bermula ketika saksi pertama, Heri Pranoto (68), seorang petani yang tinggal di Karangtritis, melihat adanya batu besar yang menghalangi jalan penghubung Padukuhan Karangtritis menuju Padukuhan Pakwungu. Ia kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada warga sekitar dan pihak berwenang. Saksi kedua, Sujiyanto (43), seorang wiraswasta, turut memastikan kondisi lokasi dan membantu pengamanan awal.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tepus yang dipimpin AKP Suryanto, bersama Iptu Sukrisno, Aiptu Martoyo, S.E., Aiptu Pardi, dan Aiptu Wawan, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan area, serta koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lanjutan.
AKP Suryanto menjelaskan, faktor utama penyebab longsor adalah intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Curah hujan yang cukup deras menyebabkan kondisi tanah menjadi labil, sehingga batu di tebing mudah longsor,” jelasnya.
Akibat kejadian ini, akses jalan padukuhan sementara terputus dan warga diminta menggunakan jalur alternatif. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi longsor masih dapat terjadi di lokasi lain jika hujan deras terus berlanjut.
“Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau batu,” pungkas AKP Suryanto.





















