Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau percepatan pembangunan rumah bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di Sumatra. Upaya ini dianggap penting untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana di wilayah tersebut.
Menkes Budi menegaskan bahwa sektor kesehatan terus beroperasi di bawah koordinasi pemerintah pusat dalam menangani bencana. Pemerintah menargetkan agar layanan kesehatan dapat kembali berfungsi secara penuh. Namun, ia menyoroti masalah mendasar di lapangan, yaitu banyak tenaga kesehatan yang belum dapat bekerja optimal karena tempat tinggal mereka juga terdampak bencana. “Bagaimana tenaga kesehatan bisa bekerja normal kalau rumahnya sendiri belum normal. Meskipun sebagian fasilitas layanan kesehatan mulai pulih, kondisi tempat tinggal tenaga kesehatan masih menjadi faktor penentu kesiapan layanan,” ujar Menkes Budi seperti dikutip , Selasa (13/1/2026).
Deputi IV Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah menyatakan bahwa BNPB telah menerima data dari Kementerian Kesehatan mengenai rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra. “Data rumah Named dan Nakes terdampak dengan rincian di Aceh sebanyak 3.050 unit, di Sumatra Utara 48 unit, dan di Sumatra Barat 167 unit, dengan total 3.265 unit rumah,” kata Jarwansyah.
Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi oleh tim BNPB bersama tim rehabilitasi dan rekonstruksi di tingkat kabupaten dan kota agar dapat dimasukkan dalam Surat Keputusan BNPB di masing-masing daerah. Untuk beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah, verifikasi lapangan telah dilakukan. Terkait skema bantuan, BNPB membagi rumah terdampak ke dalam tiga kategori kerusakan, yaitu ringan, sedang, dan berat.
Bantuan stimulan diberikan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat dalam bentuk pembangunan rumah. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di daerah yang datanya telah dinyatakan siap. Untuk rumah sewa, bantuan diberikan kepada pemilik rumah.
Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Wahyu Bintono Hari Bawono menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan tenaga kesehatan memiliki kondisi hidup yang stabil. “Pemulihan layanan kesehatan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga memastikan tenaga kesehatan memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.





















