Headline.co.id, Jakarta ~ Tim Tenaga Cadangan Kesehatan–Emergency Medical Team (TCK-EMT) Batch 2 dari Kementerian Kesehatan RI terus melanjutkan pelayanan kesehatan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Selasa (13/1/2026), pelayanan kesehatan ini difokuskan pada sejumlah puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.
Endang Burni Prasetyowati, Penanggung Jawab Pidie Jaya, menyatakan bahwa di Instalasi Gawat Darurat RSUD Pidie Jaya, tim TCK-EMT bersama tenaga kesehatan setempat telah menangani 31 pasien. Pasien tersebut terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan. Kasus yang ditangani meliputi kegawatdaruratan pernapasan seperti pneumonia dan asma eksaserbasi akut, penyakit tidak menular seperti stroke, hipertensi emergensi, dan diabetes melitus dengan komplikasi, serta kasus trauma dan luka.
“Seluruh pasien dilakukan triase sesuai tingkat kegawatdaruratan dan mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan, mulai dari oksigenasi, pemasangan infus, EKG, penanganan luka, hingga pemantauan tanda vital,” ujar Endang.
Selain layanan kuratif, tim TCK-EMT juga mendukung pelaksanaan imunisasi tambahan campak (measles and rubella) di Kabupaten Pidie Jaya. Hingga 8 Januari 2026, imunisasi tambahan campak telah dilaksanakan di dua puskesmas, yaitu Puskesmas Meurah Dua dan Puskesmas Meureudu, dengan total sasaran 1.211 anak. Sebanyak 42 anak (3,5 persen) telah mendapatkan imunisasi tambahan campak, dengan capaian kumulatif Outbreak Response Immunization (ORI) di Kabupaten Pidie Jaya sejak pencanangan mencapai 489 anak (11,6 persen).
Dalam pelaksanaannya, tim mencatat sejumlah kendala, lain cuaca hujan yang memengaruhi kehadiran sasaran, kondisi akses jalan yang berlumpur, serta adanya penolakan anak karena takut disuntik atau belum mendapat izin orang tua.
Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Krisis Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan memastikan pelayanan kesehatan masyarakat pascabencana tetap optimal, baik melalui pelayanan medis, kegawatdaruratan, maupun upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi.
Kegiatan pelayanan kesehatan dilaksanakan di beberapa fasilitas kesehatan, lain Puskesmas Meurah Dua, Puskesmas Meureudu, Puskesmas Ulim, Puskesmas Jangka Buya, dan Puskesmas Blang Kuta. Selain pelayanan rawat jalan, tim juga melakukan koordinasi dan penguatan layanan kegawatdaruratan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pidie Jaya.



















