Headline.co.id, Blangkejeren ~ Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berkomitmen untuk menjaga ketersediaan logistik dan konektivitas wilayah meskipun akses darat menuju kabupaten tersebut terganggu akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini mempengaruhi jalur lintas nasional Gayo Lues–Aceh Tenggara yang saat ini masih dalam tahap penanganan, Jumat (9/1/2026).
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyatakan bahwa dalam kondisi ini, transportasi udara melalui Bandara Blangkejeren menjadi solusi utama untuk memastikan kelancaran arus masuk bantuan dan logistik ke daerah tersebut. Meskipun landasan bandara memiliki keterbatasan panjang, bandara tetap berfungsi optimal dalam situasi darurat.
“Panjang landasan Bandara Blangkejeren sekitar 810 meter, sehingga saat ini dapat melayani pesawat kecil dan helikopter. Namun, keberadaannya sangat membantu pemerintah dalam mengirimkan bantuan logistik dan kebutuhan penting lainnya,” ujar Suhaidi.
Menurut Suhaidi, pada masa tanggap darurat sebelumnya, Bandara Blangkejeren memainkan peran strategis dalam mendukung distribusi bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten, sekaligus memastikan Gayo Lues tetap terhubung dengan wilayah lain.
Melihat peran vital tersebut, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mendorong pengembangan dan perpanjangan landasan bandara sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan ketahanan logistik daerah.
“Ke depan, jika lintasan bandara dapat diperpanjang, kami berharap pesawat-pesawat berkapasitas lebih besar seperti Hercules, ATR, hingga Boeing dapat mendarat di Gayo Lues. Ini tentu akan sangat membantu pelayanan masyarakat dan percepatan pembangunan,” lanjutnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa proses perbaikan jalan lintas Gayo Lues–Aceh Tenggara terus diupayakan meski menghadapi medan yang cukup menantang, termasuk adanya badan jalan yang amblas sepanjang sekitar 1,2 kilometer.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta pengelola Bandara Blangkejeren atas dukungan berkelanjutan bagi daerahnya.
“Dengan adanya bandara ini, Gayo Lues tetap dapat menerima kunjungan pejabat pusat serta distribusi logistik, khususnya pada masa-masa darurat. Kami optimistis, dengan sinergi semua pihak, kondisi ini dapat segera pulih,” tutupnya.








