Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk bermuatan kayu dan sebuah mobil Grand Livina terjadi di Jalan Imogiri–Dlingo, tepatnya di tanjakan Kaliurang, Dusun Dlingo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (7/1/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan serta kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp40 juta. Insiden terjadi saat truk tidak kuat menanjak lalu mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya. Kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh kepolisian setempat.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan bermula ketika truk bermuatan kayu bernomor polisi AB 8286 VB melaju dari arah barat menuju timur di jalur tanjakan.
“Kecelakaan berawal saat truk muatan kayu melaju di tanjakan Kaliurang, namun tidak kuat menanjak sehingga kendaraan mundur. Pada saat bersamaan, di belakangnya terdapat mobil Grand Livina yang jaraknya sudah dekat, sehingga tidak dapat menghindar dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” jelas Iptu Rita Hidayanto dalam keterangan tertulis kepada headline.co.id.
Truk tersebut dikemudikan oleh NHS (29), warga Giricahyo, Purwosari, Gunungkidul, yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Akibat kejadian itu, pengemudi truk mengalami cedera pada kaki kiri dan langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Dlingo.
Sementara itu, mobil Grand Livina dengan nomor polisi AB 1596 LS dikemudikan oleh HS (44), warga Candurejo, Semanu, Gunungkidul, yang bekerja sebagai buruh. Pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka.
“Pengemudi truk mengalami luka ringan berupa cedera pada kaki kiri dan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Dlingo. Untuk pengemudi mobil Grand Livina, tidak ada luka,” tambah Rita.
Dari hasil pendataan sementara, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan. Truk mengalami kerusakan pada bagian samping kanan, sedangkan mobil Grand Livina mengalami kerusakan pada bagian depan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp40.000.000.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar lebih memperhatikan kondisi kendaraan dan medan jalan, terutama di jalur tanjakan yang rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan selalu menjaga jarak aman, terutama saat melintas di jalur menanjak dan padat lalu lintas,” ujar Rita.





















