Headline.co.id (Jakarta) ~ Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung manajemen talenta nasional. Hal ini ia sampaikan saat menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru Program Doktor dan Magister PSDKU Universitas Brawijaya Kampus Jakarta Tahun Akademik 2025/2026, di Jakarta, Sabtu (23/8/2025). Rini menekankan bahwa manajemen talenta menjadi kunci untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan nasional maupun global.
Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Penguatan Pariwisata Lokal di Tamanmartani
Dalam kegiatan bertema “Insight Arah Kebijakan Pengembangan SDM (Talenta) Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045”, Rini menjelaskan Indonesia tengah berada pada puncak bonus demografi dengan 68 persen penduduk berada di usia produktif. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan melalui pengelolaan talenta yang tepat agar dapat mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa.
Rini menegaskan, manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, adaptif, dan inovatif dapat muncul, berkembang, serta ditempatkan sesuai kompetensinya. Transformasi ini tidak lagi sekadar administratif, melainkan berbasis pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, integritas, serta potensi individu.
“Konsep mobilitas talenta adalah bagian penting dari manajemen ASN. Bukan sekadar perpindahan pegawai, tetapi penempatan strategis agar talenta terbaik hadir di posisi yang paling membutuhkan,” jelasnya.
Baca juga: Polisi Amankan Satu Bus di Sleman, Cegah Keributan di SPBU Gamping
Lebih lanjut, Rini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan ekosistem digital dalam mendukung transformasi ASN. Perguruan tinggi, menurutnya, berperan mengisi ruang pembelajaran kolaboratif dengan riset, kajian, dan inovasi yang dapat memperkaya proses pengembangan kompetensi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar strategi, tetapi komitmen membangun birokrasi berkelas dunia. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pembangunan peradaban baru melalui pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, peningkatan kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga penyediaan rumah layak.
“Manajemen talenta adalah fondasi yang memastikan potensi terbaik ASN berkembang dan memberi manfaat nyata bagi keberlanjutan bangsa,” pungkasnya.
Baca juga: Kericuhan Suporter: Bus Bobotoh Hancur Usai Pertandingan Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta























