Headline.co.id: Israel Rekrut Pencari Suaka Afrika untuk Perkuat Militer
Jakarta – Pemerintah Israel tengah merekrut sekitar 30.000 pencari suaka dari negara-negara Afrika untuk bergabung dengan pasukan bersenjatanya. Insentif yang ditawarkan adalah pemberian status penduduk tetap di Israel.
Informasi eksklusif ini dipublikasikan oleh harian Israel *Haaretz* yang dikutip *Middle East Monitor*. Pejabat pertahanan Israel menilai para pencari suaka dapat membantu mengatasi kekurangan personel militer.
“Mereka melihat keinginan para pencari suaka untuk mendapatkan status permanen di Israel sebagai insentif yang kuat,” ungkap laporan tersebut.
Para pencari suaka Afrika yang berkontribusi dalam upaya perang di Gaza, termasuk mempertaruhkan nyawa, akan mendapatkan dukungan untuk memperoleh status penduduk tetap.
Dikutip dari pejabat pertahanan, proses rekrutmen ini dilakukan secara terorganisir dengan bimbingan penasihat hukum. Namun, aspek etis dari merekrut pencari suaka belum dibahas.
Sejauh ini, belum ada pencari suaka yang berkontribusi dalam upaya perang yang telah diberikan status resmi.
Menurut *Haaretz*, terdapat sekitar 30.000 pencari suaka Afrika yang tinggal di Israel, sebagian besar adalah pemuda. Sekitar 3.500 warga Sudan memiliki status sementara sementara aplikasi suaka mereka masih diproses.
Beberapa pihak mengkritik praktik ini, menyebutnya sebagai eksploitasi terhadap orang-orang yang melarikan diri dari perang di negara mereka. Kritik tersebut dilaporkan telah diredam.
Kekurangan personel militer di Israel terjadi di tengah pertempuran di Gaza, di mana pasukan pendudukan Israel mengalami kerugian besar. Hal ini juga diperparah oleh penolakan sejumlah tentara cadangan untuk kembali bertugas.
Untuk mengatasi masalah ini, Israel telah mewajibkan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks untuk menjalani wajib militer. Pemerintah juga berencana merekrut 4.800 tentara dari komunitas tersebut.
Israel mengklaim telah kehilangan 709 tentara sejak 7 Oktober 2023, dengan 342 korban jiwa sejak serangan darat di Gaza pada 27 Oktober.
sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20240917174149-4-572476/israel-mau-rekrut-30000-imigran-afrika-tawarkan-status-penduduk-tetap.



















