Headline.co.id, Jakarta, 5 Februari 2024 ~ Debat Kelima Capres Pemilu 2024 yang berlangsung di Jakarta memunculkan pernyataan menarik dari pengamat dan peneliti bidang sosial, Dewi Rahmawati, yang menyatakan bahwa sederet program kerja yang disampaikan oleh ketiga calon presiden belum sepenuhnya menjawab permasalahan dasar terkait aspek kesejahteraan rakyat.
Baca juga: Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Minta Presiden Kedepankan Etika
Dewi Rahmawati, yang merupakan pengamat dari The Indonesian Institute Research (TII), menyoroti ketidaklengkapannya program-program tersebut, khususnya dalam pemenuhan hak kebutuhan dasar individu. Dalam tanggapannya terhadap Debat Kelima Capres, Dewi menyatakan, “Melihat dari situasi lapangan saat ini dan dari hasil pemaparan visi misi capres malam ini, saya melihat program ketiga capres masih belum menjawab pertanyaan mendasar terkait kesejahteraan.”
Salah satu pokok permasalahan yang dianggap terlupakan adalah pemenuhan hak kebutuhan dasar individu, seperti kestabilan harga pangan, kemampuan memiliki rumah yang layak dan terjangkau, serta peningkatan daya beli masyarakat. Menurut Dewi, kebijakan perlindungan sosial juga perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam aspek kesehatan dan jaminan hari tua.
Baca juga: Pencuri Kotak Amal Masjid Diringkus Warga: Berhasil Ditangkap Saat Akan Melarikan Diri
Dewi menggarisbawahi pentingnya kerja kolaboratif antara negara dan masyarakat sipil untuk mencapai peningkatan kesejahteraan. Dia menyatakan bahwa masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan keterlibatan negara, tetapi juga perlu dukungan aktif dari masyarakat sipil.
Dalam konteks pendidikan, Dewi menyoroti pentingnya langkah-langkah konkret yang dilakukan oleh presiden terpilih. Dia menekankan perlunya pemetaan masalah dengan melibatkan pihak-pihak terkait, agar kebijakan yang diambil dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat. “Tidak adil rasanya jika kita membandingkan permasalahan kesejahteraan pendidik yang berada di perguruan tinggi dengan pendidik atau guru yang berada di tingkat pengajaran sekolah saja,” ujar Dewi.
Baca juga: Di Forum 2045, Guru Besar Perguruan Tinggi Serukan Elit Politik Untuk Tobat Etika dan Moral
Dalam konteks Pilpres 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dengan kampanye yang berlangsung hingga 10 Februari 2024, masyarakat menanti jawaban konkret dari para calon presiden terkait isu-isu mendasar kesejahteraan rakyat. Setelah masa kampanye, masa tenang akan berlangsung pada 11-13 Februari 2024, sebelum pemungutan suara serentak pada 14 Februari 2024.
Terimakasih telah membaca Usai Debat Ke 5, Pengamat Nilai Semua Capres Belum Menyentuh Persoalan Kesejahteraan semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.
Baca juga: Inilah Tips dan cara chat dosen pembimbing serta Contohnya


















