Balitbangtan Kembangkan Varietas Unggul Baru Padi Untuk Daerah Pantai, Berapa Potensi Hasilnya?

  • Whatsapp
Peneliti dari Balitbangtan Kementerian Pertanian menunjukkan hasil pengukuran salinitas atau kadar keasinan pada areal pertanaman padi
Peneliti dari Balitbangtan Kementerian Pertanian menunjukkan hasil pengukuran salinitas atau kadar keasinan pada areal pertanaman padi

Headline.co.id (Jakarta) ~ Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian mengembangkan varietas unggul baru (VUB) Padi Biosalin 1 Agritan dan Biosalin 2 Agritan yang toleran terhadap salinitas.

baca juga: LKKS Bandarlanpung Bagikan 800 Paket Sembako Untuk Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Dr Rossa Yunita selaku Peneliti Balitbangtan menyampaikan bahwa kedua varietas unggul baru tersebut memiliki kelebihan toleran terhadap cekaman salinitas kadar keasinan tinggi yang saat ini menjadi masalah di daerah produksi padi di pinggir laut seperti pantai Utara Jawa, Sulawesi Selatan dan pantai Sumatera.

Menurut Rossa, Luas lahan sub optimal yang berpengaruh salin di Indonesia diprediksi sekitar 13,2 juta hektar dan akan terus meningkat akibat fenomena pemanasan global.

Selain toleran terhadap salinitas, kedua varietas padi ini juga memiliki umur sedang, cukup tahan terhadap hama wereng batang cokelat, hawar daun bakteri dan blas, serta memiliki mutu beras yang baik dengan tekstur nasi pulen untuk Biosalin 1 Agritan dan sedang untuk Biosalin 2 Agritan.

baca juga: Update Data Terbaru Kasus Virus Corona di Jateng, 915 Positif dan 261 Sembuh

Untuk hasilnya, varietas unggul baru Biosalin 1 Agritan  ini mampu menghasilkan 8,75 ton/hektar dengan rata-rata hasil di sawah dengan cekaman salinitas berkisar 7,16 ton/hektar.

Sementara untuk varietas unggul baru Biosalin 2 Agritan ini memiliki potensi hasil yang sedikit lebih banyak yakni 9,06 ton/hektar dengan rata-rata hasil 7,62 ton/hektar.

baca juga: Ditangkap karena Kasus Narkoba, Kuasa Hukum Roy Kiyoshi: Ada yang Ingin Menghancurkan Roy!

“Kini benih padi Biosalin tengah diperbanyak di Provinsi Riau dan Kabupaten Jepara. Selanjutnya diseminasi akan difokuskan di daerah pesisir seperti Kabupaten Jepara, Subang, Indramayu dan beberapa daerah pesisir lain di Indonesia,” ujar Rossa.

baca juga: Menag: Mudik Dilarang, Hak Mendesak Tetap Terjaga

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *