Bantu Petugas Medis Tangani Virus Corona, Prof Fathul Wahid Buat Face Shield Untuk APD

  • Whatsapp
Face Shield yang dibuat Prof Fathul Wahil telah digunakan oleh petugas medis
Face Shield yang dibuat Prof Fathul Wahil telah digunakan oleh petugas medis

Headline.co.id (Yogyakarta) ~ Pandemi virus corona (COVID-19) membuat ketersediaan alat pelindung diri disejumlah rumah sakit mulai menipis, bahkan beberapa petugas kesehatan harus menggunakan jas hujan untuk digunakan sebagai alat pelindung diri (APD).

Baca juga: Kisah Heroik Petugas Medis Puskesmas Gedongtengen, Menangani Pasien Corona dengan Mantel Hujan

Melihat hal tersebut, membuat Prof Fathul Wahid selaku Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) beserta istri dan kedua anaknya berinisiatif membuat Face Shield. Ia juga membuat video berdurasi 9:59 menit tentang “tutorial membuat pelindung muka face shield”.

Saat dihubungi Headline.co.id, Prof Fathul menyampaikan ide kreatif membuat face shield ini dilakukan untuk membantu pekerja medis yang saat ini berjuang di garda terdepan dalam penanganan virus corona.

Baca juga: Awas! Pasal Berlapis Menanti Para Penyebar Hoaks Wabah Corona

Dibantu dengan Istri, Anak dan Keponakannya, Prof Fathul memproduksi face shield ini kemudian didonasikan ke rumah sakit, puskesmas dan klinik yang membutuhkan. Dalam dua hari terakhir Ia telah membagikan lebih dari 100 buah face shield kepada para petugas medis.

Face Shield buatan keluarga Prof Fathul Wahid Rektor Universitas Islam Indonesia
Face Shield buatan keluarga Prof Fathul Wahid Rektor Universitas Islam Indonesia

“Kita sudah distribusi lebih dari 100 buah dalam dua hari terakhir,” ungkap Fathul.

Baca juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, BPPTKG: Tetap Tenang

Fathul mengungkapkan bahwa ia memproduksi face shield di sela waktu kantor, dan sekolah anaknya. Ia bersama dengan keluarga saling mengisi untuk memproduksi APD tersebut.

“Kita mengerjakan di sela aktivitas kantor dan sekolah, Istri saya juga dosen di UGM. Kalau tidak mengajar, bimbingan, atau rapat daring, akan bantu saya. Sebaliknya juga. Kalau saya sedang mengajar atau rapat, pekerjaan diteruskan oleh istri,” imbuhnya.

Jika barang sudah siap, lanjut Fathul, untuk merangkai face shield ini hanya membutuhkan waktu 5 menit dengan biaya Rp 5 ribu, selain itu pembuatannya juga tidak begitu susah bahkan ia juga bisa melibatkan semua anggota keluarga untuk memproduksi face shield, termasuk sikecil yang saat ini masih kelas 3 SD.

Baca juga: Dewan Guru Besar Fakultas UI Sarankan Local Lockdown

Ia menegaskan bahwa face shield yang ia produksi ini tidak diperjual belikan namun diberikan ke rumah sakit, Puskesmas, dan klinik yang membutuhkan sebagai donasi.

“Untuk donasi. Ada uang tapi kalau tidak ada barang, akan repot juga,” ujarnya.

Ia bersama dengan keluarga melayani permintaan dengan semampunya, hingga saat ini sudah ada pesanan dari rumah sakit, puskesmas dan klinik yang ada di Jogja maupun di luar kota.

Baca juga: Habib Rizieq Tak Termasuk Dalam Jemaah Umroh Overstay yang Akan Dijemput Pemerintah

Selain itu, bermodalkan video tutorial yang telah dibuatnya, Rektor UII tersebut juga mengajak mahasiswa dan rekan-rekan untuk memproduksi sendiri. Berikut adalah video tutorial dari Prof Fathul Wahid:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *