Kurang Tidur Tingkatkan Resiko Diabetes

  • Whatsapp
Kurang Tidur dapat tingkatkan resiko Diabetes
Kurang Tidur dapat tingkatkan resiko Diabetes. (Ilustrasi Mengantuk/ Damir, Shutterstock)

HeadLine.co.id, (LifeStyle) – Kurang tidur di malam hari ternyata dapat meningkatkan resiko seseorang menderita diabetes. Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dikutip dari Times of India. Dalam penelitian tersebut, orang dewasa yang sehat diminta untuk tidur hanya 4 jam dalam kurun waktu 6 hari. Setelah 6 hari maka di cek tingkat toleransi glukosa atau kemampuan untuk memecah glukosa.

Hasilnya sungguh mengejutkan, kemampuan toleransi glukosa yang dimiliki sangat rendah bahkan hampir sama dengan orang usia lanjut dan penderita diabetes akut. Kondisi tersebut membuat gula dalam darah bisa menumpuk semakin banyak dan mendorong ginjal membuangnya lewat urin.

Baca Juga: Cegah Virus Corona dengan Konsumsi Jahe Merah Secara Rutin

Kurangnya waktu tidur di malam hari dapat menganggu kemampuan tubuh untuk mengatur metabolisme glukosa. Selain itu fungsi organ lainnya juga dapat terganggu bila kita kurang tidur.

Kebanyakan orang yang memang memiliki kadar gula darah tinggi biasanya sulit untuk tidur di malam hari. Saat gula darah tinggi, ginjal akan membantu mengeluarkannya melalui buang air kecil.

Sebaliknya, jika seseorang tidur dengan waktu cukup yakni 7-8 jam sehari maka dapat meningkatkan hormon pertumbuhan dan penurunan hormon aktivasi kortisol. Hal ini dapat membuat kadar glukosa dalam tubuh bisa diatur dengan baik. Jadi mulai sekarang mari atur pola tidur kita, biasakan istirahat cukup supaya dapat menekan potensi diabetes.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *