Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
DaerahBerita

Tragedi di TPS Sleman: Petugas Pemilu Meninggal Dunia dan Lima Lainnya Dirawat

5879
×

Tragedi di TPS Sleman: Petugas Pemilu Meninggal Dunia dan Lima Lainnya Dirawat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pemilu
Ilustrasi Pemilu

Headline.co.id, Sleman ~ Suasana duka menyelimuti kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman setelah dikonfirmasi bahwa seorang petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya terpaksa dirawat di rumah sakit. Kejadian tragis ini diduga akibat kelelahan para petugas yang bertugas selama pemungutan dan perhitungan suara di Sleman.

Anggota KPU Sleman, Huda Al Amna, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, enam petugas di beberapa TPS mengalami sakit. Satu di antaranya, seorang petugas linmas di Kalurahan Candibinangun, menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (15/2/2024), sementara lima petugas lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: Kampanye Ganjar-Mahfud Disambut Massa Teriakan ‘Solo Bukan Gibran’ di Benteng Vastenburg

“Dugaan sementara, dari sisi medis kelelahan. Mereka lelah dan capek,” ungkap Huda kepada wartawan, Sabtu (17/2/2024).

Kelelahan ini bukan tanpa alasan. Para petugas pemilu berada dalam tekanan kerja yang tinggi, dengan proses pemilihan yang melebihi 24 jam dan banyak perhitungan yang harus diselesaikan pada hari berikutnya.

“Dalam situasi seperti ini, kelelahan memang menjadi risiko yang wajar,” tambahnya.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Aksi Demonstrasi di di depan Istana Presiden Gedung Agung Jogja, Desak Pemulihan Demokrasi

KPU Sleman telah melaporkan insiden ini kepada KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan KPU Pusat. Langkah selanjutnya adalah memberikan santunan kepada keluarga petugas yang meninggal dunia serta mendukung biaya pengobatan bagi yang dirawat di rumah sakit.

“Prosesnya dimulai dengan melengkapi berkas yang dibutuhkan seperti dokumen kematian atau surat keterangan dirawat di rumah sakit,” jelas Huda.

Di tengah duka tersebut, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilu. Beliau menyatakan bahwa kesehatan para petugas di lapangan menjadi prioritas utama, dengan memberikan bantuan paket vitamin melalui dinas kesehatan.

Baca juga: Tangapi Film Dokumenter “Dirty Vote”, Bawaslu Sarankan Masyarakat Untuk Menonton

“Ada 63.428 paket vitamin untuk petugas di TPS,” ungkapnya.

Menurut Bupati, upaya-upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko sakit atau bahkan korban jiwa di antara petugas setelah pemungutan dan perhitungan suara.

“Mudah-mudahan semua dalam kondisi sehat dan bagi yang sakit bisa segera diberikan kesembuhan,” tutupnya.

Terimakasih telah membaca Tragedi di TPS Sleman: Petugas Pemilu Meninggal Dunia dan Lima Lainnya Dirawat  semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Banjir Melanda Kabupaten OKU: Sungai Ogan Meluap, Warga Terjebak!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *