Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Politik

Kontroversi Hilangnya Baliho PSI di DIY: Politisi Ade Armando Dituding Picu Kemarahan Warga

1767
×

Kontroversi Hilangnya Baliho PSI di DIY: Politisi Ade Armando Dituding Picu Kemarahan Warga

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Baliho PSI
Ilustrasi Baliho PSI (ist)

Headline.co.id (Yogyakarta) ~ Kontroversi mewarnai Yogyakarta setelah puluhan baliho Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lenyap dari sepanjang Jalan Wonosari, menyusul komentar kontroversial politisi PSI, Ade Armando. Komentar tersebut mengkritik politik dinasti di Yogyakarta dan memicu reaksi negatif dari warga setempat.

Baca juga: Prabowo Optimis Menang Polpres 2024 dengan Dukungan Jokowi dan Luhut

Senin pagi (4/12/2023), baliho-baliho PSI diketahui menghilang, yang mengundang perhatian karena bersamaan dengan peresmian Lumbung Mataram oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul. Wartawan lapangan melaporkan bahwa hampir sepanjang jalur menuju lokasi, baliho PSI telah dihilangkan.

Di jalan Jogja-Wonosari, dari Sambipitu hingga Kota Wonosari, tidak ada satu pun baliho PSI yang tersisa. Hal serupa terjadi di Jalan Wonosari-Nglipar. Sebuah baliho terakhir di Batas Kota, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Wonosari, juga terpasang bergandengan dengan baliho lain. Jalan ini sebelumnya dihiasi puluhan baliho bergambar Kaesang dan Presiden Jokowi.

Baca juga: KPU Dituding Tidak Netral, Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Kecewa Debat Khusus Cawapres Ditiadakan

Meski baliho PSI masih terlihat di jalan alternatif, beberapa di antaranya rusak dan dicoret oleh pihak tak dikenal. Pedagang angkringan, Tukimin, di Kapanewon Playen menyatakan bahwa baliho PSI yang sebelumnya berjejer di pinggir Jalan Jogja-Wonosari kini sudah tidak ada. Meskipun sebelumnya Sat Pol PP Gunungkidul membersihkan baliho-baliho tersebut, namun kini muncul pertanyaan atas hilangnya baliho tersebut lagi.

Warga setempat seperti Surya dari Nglipar menyampaikan keheranannya atas hilangnya baliho PSI yang sebelumnya terpasang rapat dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan partai lain. Hingga saat ini, Ketua DPC PSI Gunungkidul, Danang Ardiyanto, belum dapat dikonfirmasi dan pesan yang dikirimkan juga belum mendapatkan respons.

Baca juga: KPU Jogja Bersiap Jemput Pemilih Mahasiswa Perantau di Kampus-Kampus

Kontroversi ini terus menjadi sorotan di Yogyakarta, memunculkan pertanyaan tentang motif di balik hilangnya baliho-baliho PSI dan dampaknya terhadap opini publik terhadap partai tersebut.

Terimakasih telah membaca Kontroversi Hilangnya Baliho PSI di DIY: Politisi Ade Armando Dituding Picu Kemarahan Warga semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Bawaslu Sleman Perketat Pengawasan Logistik untuk Pemilu 2024 yang Lancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *