Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Kesehatan

Mengenal Cacar Monyet, Gejala Hingga Cara Mengantisipasi Penyakit Monkeypox

9656
×

Mengenal Cacar Monyet, Gejala Hingga Cara Mengantisipasi Penyakit Monkeypox

Sebarkan artikel ini
cacar monyet adalah
Ilustrasi penyakit cacar monyet

Mengenal Cacar Monyet, Gejala Hingga Cara Mengantisipasi Penyakit Monkeypox ~ Headline.co.id (Berita KesehatanKalimantan Barat). Peringatan kembali bergema di seluruh negeri karena munculnya kasus cacar monyet yang jarang terjadi di Indonesia. Cacar monyet, atau monkeypox, adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox, dan kasus terbaru ini telah mengguncang masyarakat.

Baca juga: Mengenal Demam Berdarah Degue: Penyebab, Gejala, Obat, Hingga Pencegahan

Cacar monyet adalah penyakit yang jarang terjadi, dan virusnya dapat dengan mudah menular melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus. Kasus langka ini dapat menyebabkan penularan dari ibu hamil ke janin melalui plasenta. Perkembangan tersebut memberikan peringatan serius tentang risiko yang terkait dengan penyakit ini.

Cacar monyet dapat menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi. Selain itu, virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada orang yang terinfeksi, atau dengan bahan yang telah terkontaminasi oleh cairan atau luka tubuh, seperti pakaian atau linen.

Baca juga: Kesiagaan Kota Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Cacar Monyet

Gejala penyakit cacar monyet pada manusia mirip dengan gejala cacar air, tetapi cenderung lebih ringan. Biasanya, gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Satu perbedaan utama antara gejala cacar air dan cacar monyet adalah bahwa yang terakhir dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati), yang tidak terjadi pada cacar air. Masa inkubasi cacar monyet berkisar antara 6 hingga 13 hari, meskipun dalam beberapa kasus bisa berlangsung hingga 21 hari.

Hasil investigasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan adanya 14 kasus cacar monyet yang terkonfirmasi pada Oktober 2023. Yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa seluruh penderita adalah laki-laki, dan penularan terjadi melalui kontak seksual.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Gerak Cepat Mitigasi dan Penanganan Kasus Cacar Monyet di Indonesia

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, melalui Dinas Kesehatan, telah mengeluarkan himbauan penting kepada masyarakat untuk tetap waspada. Masyarakat diminta agar menjaga kebersihan diri dan kesehatan, serta segera mencari perawatan medis jika mengalami gejala penyakit tersebut. Upaya pencegahan dan perhatian yang tepat dapat membantu memutus rantai penularan penyakit ini.

Saat ini, semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, bekerja keras untuk memerangi penyebaran cacar monyet dan melindungi kesehatan publik. Diharapkan bahwa dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat mengatasi tantangan yang dihadapi oleh penyakit ini dan mencegah penularannya di masa depan.

Baca juga: Cari Klinik Kecantikan di Jogja, ini 7 Rekomendasi Terbaik Harga Bersahabat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *