by

PT KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan Liar Guna Meningkatkan Pelayanan

HeadLine.co.id, (Madiun) – PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun melakukan penertiban terhadap empat bangunan liar yang berdiri diatas lahan PT KAI pada Kamis (31/10). Bangunan yang berdiri di jalan Kompol Sunaryo atau di Jalan Anggrek tersebut ditertibkan guna meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa angkutan kereta api di Stasiun Madiun serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan tertib.

Ixfan Hendriwintoko selaku Manager Humas Daop 7 Madiun menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pelebaran area parkir Stasiun Madiun. “Jalan Kompol Sunaryo yang selama ini digunakan akan digeser ke selatan sehingga ada lahan dari PT KAI Daop 7 Madiun yang akan dialihkan untuk digunakan sebagai jalan umum dengan lebar 10 meter. Sedangkan jalan yang lama digunakan untuk pelebaran area parkir stasiun,” jelas Ixfan.

Ia juga menjelaskan bahwa penataan Stasiun Madiun dilakukan karena setiap tahunnya pertumbuhan pengguna jasa KA naik sebesar 4 persen. Kedepannya penataan tersebut akan membuat lalu lintas semakin tertib karena kendaraan bermotor termasuk bus nantinya bisa masuk area parkir stasiun dan tidak mengganggu lalu lintas seperti yang terjadi selama ini.

Penertiban tersebut dilakukan berdasarkan bukti yang kuat yakni Sertifikat Hak Pakai No. 45 Tahun 1993. Sertifikat tersebut menunjukkan empat bangunan tersebut berdiri pada area lahan PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

Sebelum dilakukan penertiban, Ixfan mengungkapkan bahwa pihak mereka telah memberi peringatan termasuk melakukan upaya pendekatan persuasif. Penertiban tersebut juga mendapat dukungan dari pihak eksternal seperti Pemkot Madiun, Polsek, Koramil, dan Satpol PP.

“Dengan meningkatnya penumpang dari dan ke Stasiun Madiun juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian, untuk ini kami mohon kepada semua pihak bisa memahami, dan menyadari akan hal tersebut, “ ucap Ixfan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed