by

UMKM on Station, Wujud Kepedulian PT KAI (Persero) Terhadap UMKM

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – PT KAI Daop 6 Yogyakarta menggelar kegiatan “UMKM KAI on Station” pada 13-14 April 2019 di Stasiun Besar Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara HUT Kementerian BUMN ke 21 yang jatuh pada tanggal 13 April ini. Sebanyak 30 UMKM binaan PT KAI (Persero) baik dari Daop dan Divre menjadi peserta pameran ini. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur DIY yang diwakili oleh Tri Saktiana selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan dari Kementerian BUMN yang diwakili oleh Eko Setiawan selaku Kepala Bidang Kebijakan TJSL, Kepala Kanwil Dirjen Pajak DIY, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY serta Sleman, Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta berserta jajaran Senior Manager dan Manager, Camat Gedongtengen, Kapolsek Gedongtengen, Danramil Gedongtengen serta Kepala Pikka Daop 6 Yogyakarta. UMKM on Station ini merupakan salah satu wujud kepedulian PT KAI (Persero) terhadap kesejahteraan UMKM. 

Dalam kegiatan ini Eko Purwanto selaku Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta berkesempatan membacakan sambutan Edi Sukmoro selaku Direktur Utama PT KAI (Persero). 

EVP Daop 6 Yogyakarta Eko Purwanto memberikan kata sambutan dalam kegiatan UMKM KAI On Station. (Foto: TomoSu)

“Pameran ini merupakan salah satu cara PT KAI dalam membantu meningkatkan UMKM mitra binaan PT KAI serta untuk mempromosikan produk dan memperluas jaringan produk,” ucap Eko.

PT KAI (Persero) berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat untuk mengembangkan wirausaha mereka serta meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Tri Saktiana selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang mewakili Gubernur DIY menyampaikan apresiasinya terhadap pameran ini. 

“Kami merasa bangga PT KAI peduli terhadap UMKM khususnya yang ada di Yogyakarta,” tuturnya. 

Tri Saktiana juga menyampaikan bahwa Gubernur DIY mewanti-wanti untuk mengistimewakan Yogyakarta termasuk UMKM nya. Mengistimewakan UMKM dapat dilakukan dengan membentuk tiga karakter unggul. Pertama harus mendorong daya juangnya, Kedua meningkatkan daya kolaborasinya baik antar UMKM sendiri, BUMN maupun perusahaan besar. Ketiga mendorong kemampuan daya adaptasi dengan lingkungan perkembangan bisnisnya. 

Bu Sumirah salah satu unit binaan UMKM PT KAI Daop 6 Yogyakarta. (Foto: TomoSu)

Hal senada juga diungkapkan oleh Eko Setiawan selaku perwakilan dari Kementerian BUMN. “Saya sangat mengapresiasi PT KAI yang telah menyelenggarakan acara ini dengan cukup baik. Salah satu tugas BUMN adalah turut aktif memberikan bimbingan terhadap usaha kecil, inilah implementasi dari tugas tersebut,” ungkapnya.

Salah satu UMKM binaan Daop 6 Yogyakarta yakni Yu Sum yang memiliki usaha Bakpia Pisang menjelaskan sejak menjadi UMKM binaan PT KAI penghasilannya semakin membaik. “Pendapatan lebih naik, sekarang sudah punya showroom oleh-oleh khas Sidomulyo yang terletak di Jalan Paris km 21,” ucapnya. Ia juga menuturkan bahwa pameran ini cukup membantu usahanya. “Dalam beberapa jam sudah laku 15 kotak bakpia, semoga acara ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya,” tambahnya. 

Tidak hanya pameran UMKM, kegiatan ini juga dibarengi dengan Pasar Murah dimana terdapat 500 paket sembako senilai Rp 156.000 yang dijual dengan harga Rp 10.000. Hasil penjualan paket sembako tersebut akan disalurkan kepada 20 anak yatim. Selain itu PT KAI juga menyerahkan program Beasiswa pendidikan kepada SMK Bopkri Wates sebesar Rp 35 juta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan bantuan bina lingkungan sebesar Rp 83 juta serta penyerahan sembako kepada masyarakat penerima bantuan. 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed